terasjabar.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 20 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Bandung Raya

Ratusan Santri di Cimanggung Kab. Sumedang Keracunan Makanan, Ini Kronoliginya

Yayan Sofyan by Yayan Sofyan
20 Des 2025 11:55
in Bandung Raya, Berita Utama
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ratusan Santri di Cimanggung Kab. Sumedang Keracunan Makanan,  Ini Kronoliginya

Ratusan Santri di Cimanggung Kab. Sumedang Keracunan MakananRatusan Santri di Cimanggung Kab. Sumedang Keracunan Makanan

TERASJABAR ID – Sebanyak 116 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurrush Sholaah, Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang, keracunan makanan. Catering penyedia makanan atau dapur masak kini jadi sorotan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dapur catering tersebut berada di wilayah Kec. Cikancung, Kab. Bandung.

Aparat kepolisian dan Dinas Kesehatan telah turun tangan melakukan penyelidikan. Insiden ini terjadi setelah para santri menyantap makanan catering seusai kegiatan pesantren pada Kamis (18/12/2025) malam.

Meski makanan tersebut sudah datang sebelum acara, baru dikonsumsi sekitar pukul 22.00 WIB. Selang beberapa jam kemudian, satu per satu santri mulai mengeluhkan gangguan kesehatan.

Kapolsek Cimanggung, Kompol Aan Supriatna, menjelaskan, gejala keracunan mulai dirasakan pada Jumat dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Hingga siang hari, jumlah korban terus bertambah sehingga pihak pesantren dan aparat terpaksa melakukan evakuasi ke sejumlah rumah sakit.

“Total santri yang terdampak mencapai 116 orang. Sebanyak 61 di antaranya dirujuk ke lima rumah sakit di wilayah Cimanggung, Jatinangor, hingga Cicalengka. Sisanya dirawat di pesantren dengan pengawasan tenaga medis,” ujar Aan, Sabtu (20/12/2025).

Menurut Aan, Rumah Sakit Kesehatan Kerja (RSKK) Rancaekek, Kab. Bandung, menjadi rumah sakit yang paling banyak menerima pasien, yakni 42 orang.
Polres Sumedang, kata Aan, menurunkan tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) usai kejadian keracunan 116 santri yang terjadi di Pesantren Nuurush Sholaah tersebut.

Aan menegaskan, kejadian ini tidak berkaitan sama sekali dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena pesantren tidak menerima program tersebut.
Yakin ini bukan dari MBG karena pesantren ini memang tidak menerima makanan dari program tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Aan juga menyampaikan bahwa menu makanan yang dikonsumsi para santri pada malam kejadian terdiri dari nasi, kentang kering, telur pedas, sambal, dan ayam yang berasal dari catering di wilayah Cikancung.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan RSKK, dr. Lucky Noviathie, menyebut pasien datang hampir bersamaan mulai sore hari. “Kondisi yang dialami pasien umumnya diare, muntah, dan pusing. Dari 42 pasien, 37 merupakan santri dan lima lainnya warga yang ikut mengonsumsi makanan catering tersebut,” katanya.

ADVERTISEMENT

Selain RSKK, para korban juga dirawat di RS Unpad Jatinangor, RS AMC Cileunyi, RS Harapan Keluarga Cipacing, serta RSUD Cikopo Cicalengka. Sejak Jumat siang hingga malam, ambulans tampak keluar-masuk area pesantren untuk membawa santri yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Pihak kepolisian memastikan makanan katering yang dimasak di Cikancung telah diamankan dan sampelnya dikirim ke laboratorium untuk diperiksa. Penelusuran dilakukan guna mengetahui apakah terdapat kelalaian dalam proses pengolahan maupun penyimpanan makanan.

RELATED POSTS

Utang dan Dugaan Hubungan Spesial, Inikah Motif WS di Sumedang Siram Bocah Kakak Adik dengan Air Aki?

KDM Ajak Masyarakat Sumedang Bangga Terhadap Potensi Daerah

3 Rumah di Cimanggung Sumedang Terbakar, 1 Tewas Terpanggang 1 Luka

Miris, NAM Siswi SD di Sumedang Ternyata Bukan Diculik, Ini Penjelasan Polisi

Jasad Korban Longsor di Sumedang Akhirnya Ditemukan

Camat Cimanggung Agus Wahyudin menegaskan bahwa makanan tersebut bukan bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Ini murni bantuan dari pihak luar pesantren. Saat ini masih dalam pendalaman oleh tim inafis dan dinas terkait,” ujarnya.

Hingga saat sebagian besar santri dilaporkan mulai berangsur membaik. Meski demikian, pengawasan kesehatan tetap dilakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap katering asal Cikancung yang diduga menjadi sumber keracunan.
Berdasarkan informasi dari pihak pesantren pasien di RSKK yang keracunan hingga saat ini belum pindah ke ruang rawat inap dan masih menempati IGD serta ruangan lainya.*

Tags: keracunan makananRatusan SantriSumedang
ShareTweetSend

Related Posts

Utang dan Dugaan Hubungan Spesial, Inikah Motif WS di Sumedang Siram Bocah Kakak Adik dengan Air Aki?
Daerah

Utang dan Dugaan Hubungan Spesial, Inikah Motif WS di Sumedang Siram Bocah Kakak Adik dengan Air Aki?

19 Jun 2026 21:03
KDM Ajak Masyarakat Sumedang Bangga Terhadap Potensi Daerah
Daerah

KDM Ajak Masyarakat Sumedang Bangga Terhadap Potensi Daerah

27 Apr 2026 14:16
3 Rumah di Cimanggung Sumedang Terbakar,  1 Tewas Terpanggang 1 Luka
Bandung Raya

3 Rumah di Cimanggung Sumedang Terbakar, 1 Tewas Terpanggang 1 Luka

24 Apr 2026 10:24
Miris, NAM Siswi SD di Sumedang Ternyata Bukan Diculik, Ini Penjelasan Polisi
Daerah

Miris, NAM Siswi SD di Sumedang Ternyata Bukan Diculik, Ini Penjelasan Polisi

20 Apr 2026 19:36
Jasad Korban Longsor di Sumedang Akhirnya Ditemukan
Berita Utama

Jasad Korban Longsor di Sumedang Akhirnya Ditemukan

9 Apr 2026 19:15
Loker Operator QC! PT. Tritunggal Swarna Sumedang Gelar Lowongan Buat Fresh Graduate
Ragam

Loker Operator QC! PT. Tritunggal Swarna Sumedang Gelar Lowongan Buat Fresh Graduate

3 Mar 2026 16:34
Next Post
Henrikh Mkhitaryan Akui Inter Gagal Manfaatkan Peluang

Henrikh Mkhitaryan Akui Inter Gagal Manfaatkan Peluang

Operasi Lilin Pengamanan Nataru di Kuningan Melibatkan 584 Personil

Operasi Lilin Pengamanan Nataru di Kuningan Melibatkan 584 Personil

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

17 Jun 2026 16:30
Harga Kacang Kedelai Menggila, Pengrajin Tahu Hanya Bisa Pasrah Dari Kenyataan

Harga Kacang Kedelai Menggila, Pengrajin Tahu Hanya Bisa Pasrah Dari Kenyataan

0
Chelsea Gigit Jari, Atletico Madrid Menangi Perebutan Alex Grimaldo

Chelsea Gigit Jari, Atletico Madrid Menangi Perebutan Alex Grimaldo

0
Utang dan Dugaan Hubungan Spesial, Inikah Motif WS di Sumedang Siram Bocah Kakak Adik dengan Air Aki?

Utang dan Dugaan Hubungan Spesial, Inikah Motif WS di Sumedang Siram Bocah Kakak Adik dengan Air Aki?

0
Modus Jualan Tahu Bulat, Nyatanya Jual Pula Tembakau Sintetis, Polisi Bekuk RMA

Modus Jualan Tahu Bulat, Nyatanya Jual Pula Tembakau Sintetis, Polisi Bekuk RMA

0
Pejuang Diet Merapat, Gini Tips Defisit Kalori yang Baik dan Benar

Pejuang Diet Merapat, Gini Tips Defisit Kalori yang Baik dan Benar

19 Jun 2026 23:00
Harga Kacang Kedelai Menggila, Pengrajin Tahu Hanya Bisa Pasrah Dari Kenyataan

Harga Kacang Kedelai Menggila, Pengrajin Tahu Hanya Bisa Pasrah Dari Kenyataan

19 Jun 2026 22:54
Chelsea Gigit Jari, Atletico Madrid Menangi Perebutan Alex Grimaldo

Chelsea Gigit Jari, Atletico Madrid Menangi Perebutan Alex Grimaldo

19 Jun 2026 22:38
Cedera Belum Pulih, Neymar Dipastikan Lewatkan Laga Brasil vs Haiti

Cedera Belum Pulih, Neymar Dipastikan Lewatkan Laga Brasil vs Haiti

19 Jun 2026 22:25

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.