terasjabar.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 20 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Dengan Membuat Sistem Biopori, Sampah Ke TPA akan Berkurang Hanya Tinggal Residu.

Ridaningsih Anwar by Ridaningsih Anwar
4 Mei 2026 15:50
in Daerah, Berita Utama
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dengan Membuat Sistem Biopori, Sampah Ke TPA akan Berkurang Hanya Tinggal Residu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jujun Juansyah Nurhakim, dengan sistem Biopori Sampah ke TPA tinggal Residu.

TERASJABAR.ID – Sampah yang menjadi permasalahan dibeberapa kabupaten bahwakan Nasional. Kabupaten Garut setiap hari mengangkut sampah dalam volume cukup besar yaitu 285 ton yang diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) yang berlokasi di Pasir Bajing, hal tersebut yang disampaikan oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup Jujun Juansyah Nurhakim. Senin (04/05/2026)

Jujun juga menyampaikan bahwa permasalahan sampah tidak hanya berakhir di TPA saja melainkan dari rumah pun harus sudah dilakukan melalui pemilihan sampah organik dan anorganik.

ADVERTISEMENT

“Ya sebenarnya ini bukan hanya di TPA, ya seharusnya di rumah-rumah itu harus ada penyelesaian minimal sampah organik, karena rata-rata itu 60% sampah organik,” ujar Jujun.

Menurut keterangan Jujun masyarakat juga bisa membantu mengurangi volume sampah dengan cara sampah organik dipisahkan dengan membuat biopori, sehingga dengan adanya biopori maka sampah yang berakhir di TPA akan berkurang.

Ia menyampaikan, membuat biopori itu sangat mudah, cukup membuat lubang dengan kedalaman 1 meter, diameter lubangnya 10 cm, dibuatkan dengan jarak antar lubang setengah meter, dan buat saja enam titik.

“Biopori yang pertama misalnya penuh dalam waktu 2 minggu, loncat kedua ketiga, sampai akhirnya pada saat yang ke-6 bisa balik ke-1, itu kan jadi tanah kalau itu kan seperti itu,” katanya.

RELATED POSTS

Pemkab Bandung Gelar Rakor Lintas Sektoral: Bahas Banjir, Sampah, dan Antisipasi Kekeringan

Pembangunan TPPAS Legok Nangka Dipercepat, Gubernur KDM Ungkap Hal Ini

Ketika Pasar Sehat Cileunyi Kembali “Sakit”, Ratusan Ton Sampah Dibiarkan Menggunung

Bandung Darurat Sampah !!!Masalah Lingkungan atau Krisis Komunikasi?

Pemkab Bekasi Instruksikan Setiap RW Wajib Miliki Bank Sampah

Lanjut Jujun, yang kedua bisa dilakukan pemilahan sampah mana yang memiliki nilai ekonomi atau bisa dijual, seperti kardus, plastik, botol-botol.

“Terus yang keduanya juga bisa dilakukan pemilahan, mana yang mempunyai nilai ekonomi gitu, seperti kardus, plastik, botol, cup plastik, minimal kan kayak gitu lah. Nah itu bisa dilakukan pemilahan gitu ya insyaallah gitu ya. Artinya yang ke-TPA juga berkurang,” lanjutnya.

Saat ini sampah yang masuk ke TPA masih kondisi tercampur antara organik dan anorganik,Jujun mengatakan. Sebaiknya dipilah dulu agar sampah yang sampai ke TPA hanya tinggal residu saja.

“Iya cuma residunya aja yang akan masuk ke TPA, masalahnya kan sekarang mereka bercampur yang masuk ke TPA,” katanya.

Menurutnya, edukasi terkait biopori ke masyarakat belum dilakukan secara masif, namun sering disampaikan ketika melakukan sosialisasi, dan jika dilakukan pemilahan sampah anorganik serta biopori dilakukan maka sekitar 20 persen residu yang masuk ke TPA.

“Jadi bukan bicara sampah selesai di TPA, jadi justru bersumber dirumah, kalau ini sudah ada biopori anggap berarti tinggal 40 persen, karena 60 persen nya kan udah, terus 20 persen yang dipilah, berarti residunya nya hanya 20 persen yang masuk ke TPA,” katanya.**

Tags: Dinas Lingkungan HidupJujun Juansyah Nurhakimsampah
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkab Bandung Gelar Rakor Lintas Sektoral: Bahas Banjir, Sampah, dan Antisipasi Kekeringan
Berita Utama

Pemkab Bandung Gelar Rakor Lintas Sektoral: Bahas Banjir, Sampah, dan Antisipasi Kekeringan

9 Jun 2026 16:04
Pembangunan TPPAS Legok Nangka Dipercepat, Gubernur KDM Ungkap Hal Ini
News

Pembangunan TPPAS Legok Nangka Dipercepat, Gubernur KDM Ungkap Hal Ini

8 Jun 2026 09:06
Ketika Pasar Sehat Cileunyi Kembali “Sakit”, Ratusan Ton Sampah Dibiarkan Menggunung
Bandung Raya

Ketika Pasar Sehat Cileunyi Kembali “Sakit”, Ratusan Ton Sampah Dibiarkan Menggunung

3 Jun 2026 16:39
Bandung Darurat Sampah !!!Masalah Lingkungan atau Krisis Komunikasi?
Opini

Bandung Darurat Sampah !!!Masalah Lingkungan atau Krisis Komunikasi?

2 Jun 2026 15:28
Pemkab Bekasi Instruksikan Setiap RW Wajib Miliki Bank Sampah
Daerah

Pemkab Bekasi Instruksikan Setiap RW Wajib Miliki Bank Sampah

26 Mei 2026 10:08
Pesta Persib Juara, Dua Meninggal, Sampah 50 Ton, 35 Taman Rusak dan Minuman Keras Marak.
Berita Utama

Pesta Persib Juara, Dua Meninggal, Sampah 50 Ton, 35 Taman Rusak dan Minuman Keras Marak.

25 Mei 2026 15:42
Next Post
Tambah Rombel, Pemkot Gelontorkan Rp125 Miliar Untuk Bangun Ruang Kelas

Tambah Rombel, Pemkot Gelontorkan Rp125 Miliar Untuk Bangun Ruang Kelas

PMI Kota Bandung Luncurkan Laboratorium Canggih Pertama di Indonesia, PMI DKI Menyusul

PMI Kota Bandung Luncurkan Laboratorium Canggih Pertama di Indonesia, PMI DKI Menyusul

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

17 Jun 2026 16:30
Harga Kacang Kedelai Menggila, Pengrajin Tahu Hanya Bisa Pasrah Dari Kenyataan

Harga Kacang Kedelai Menggila, Pengrajin Tahu Hanya Bisa Pasrah Dari Kenyataan

0
Chelsea Gigit Jari, Atletico Madrid Menangi Perebutan Alex Grimaldo

Chelsea Gigit Jari, Atletico Madrid Menangi Perebutan Alex Grimaldo

0
Utang dan Dugaan Hubungan Spesial, Inikah Motif WS di Sumedang Siram Bocah Kakak Adik dengan Air Aki?

Utang dan Dugaan Hubungan Spesial, Inikah Motif WS di Sumedang Siram Bocah Kakak Adik dengan Air Aki?

0
Modus Jualan Tahu Bulat, Nyatanya Jual Pula Tembakau Sintetis, Polisi Bekuk RMA

Modus Jualan Tahu Bulat, Nyatanya Jual Pula Tembakau Sintetis, Polisi Bekuk RMA

0
Pejuang Diet Merapat, Gini Tips Defisit Kalori yang Baik dan Benar

Pejuang Diet Merapat, Gini Tips Defisit Kalori yang Baik dan Benar

19 Jun 2026 23:00
Harga Kacang Kedelai Menggila, Pengrajin Tahu Hanya Bisa Pasrah Dari Kenyataan

Harga Kacang Kedelai Menggila, Pengrajin Tahu Hanya Bisa Pasrah Dari Kenyataan

19 Jun 2026 22:54
Chelsea Gigit Jari, Atletico Madrid Menangi Perebutan Alex Grimaldo

Chelsea Gigit Jari, Atletico Madrid Menangi Perebutan Alex Grimaldo

19 Jun 2026 22:38
Cedera Belum Pulih, Neymar Dipastikan Lewatkan Laga Brasil vs Haiti

Cedera Belum Pulih, Neymar Dipastikan Lewatkan Laga Brasil vs Haiti

19 Jun 2026 22:25

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.