Ia menjelaskan pusat inovasi menjadi ruang penting untuk mengembangkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia.
“Pusat inovasi ini akan berfungsi sebagai wadah bagi ide-ide baru. Sebuah laboratorium tempat teknologi mutakhir seperti AI, 5G, dan solusi digital canggih lainnya akan dieksplorasi, dikembangkan, dan disesuaikan dengan kebutuhan unik Indonesia,” katanya.
Wamen Nezar menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak diukur dari teknologi itu sendiri, tetapi dari dampaknya bagi masyarakat.
“Meskipun kemajuan teknologi penting, ukuran keberhasilan kita yang sebenarnya terletak pada kemampuan kita untuk memanfaatkan inovasi ini untuk meningkatkan kehidupan masyarakat kita,” tegasnya.
Ia mencontohkan berbagai solusi yang dapat dihasilkan untuk menjawab kebutuhan nasional.
“Pusat inovasi ini menyediakan platform untuk mengembangkan solusi yang mengatasi tantangan-tantangan penting, baik itu meningkatkan literasi digital di daerah terpencil, mengoptimalkan logistik untuk kepulauan kita yang luas, atau mengembangkan solusi cerdas untuk pusat-pusat perkotaan kita yang terus berkembang,” jelasnya.
Wamenkomdigi menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan teknologi benar-benar memberi manfaat bagi seluruh masyarakat.
“Saya yakin bahwa pusat inovasi ini tidak hanya akan mempercepat kemajuan teknologi, tetapi juga menginspirasi kolaborasi lebih lanjut dalam ekosistem digital, baik dari pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat luas,” tandasnya.***
Sumber: Siaran Pers Kemkomdigi
















