TERASJABAR.ID – Menjelang kemungkinan negosiasi baru di Islamabad, Iran menilai ada peluang besar Presiden Donald Trump, –yang disebut dipengaruhi Israel– akan melanjutkan serangan militer jika kesepakatan tak segera tercapai.
Seorang pejabat senior Iran menyebut Teheran bahkan telah menyiapkan skenario perang berkepanjangan dan siap menghentikan seluruh pembicaraan dengan AS.
Meski demikian, Iran tetap membuka opsi kesepakatan komprehensif yang mencakup isu nuklir, keringanan sanksi, dan jaminan non-agresi jangka panjang.
Namun peluang itu dinilai menipis akibat tuntutan maksimalis Washington dan sikap Trump yang dianggap tidak konsisten.
Pembicaraan di Islamabad disebut belum menghasilkan kemajuan berarti, meski kedua pihak masih memberi sinyal terbuka untuk berdialog.
Iran juga menegaskan lebih memilih jalur diplomatik, asalkan kerangka negosiasi jelas dan serius.
Di sisi lain, Trump kembali mengancam akan menyerang infrastruktur Iran jika kesepakatan gagal.
Hal ini memperkuat skeptisisme Teheran terhadap niat AS.
Sementara itu, Iran terus meningkatkan kesiapan militernya, termasuk memperkuat pertahanan udara, rudal dan drone.
Teheran menegaskan tidak akan menerima kesepakatan sementara tanpa jaminan perdamaian permanen, serta tetap mempertahankan hak pengayaan nuklir untuk tujuan damai.-***















