terasjabar.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 20 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

DPR Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Tata Niaga Gula Nasional

Eka Purwanto by Eka Purwanto
4 Okt 2025 19:02
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
DPR Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Tata Niaga Gula Nasional

Petani tebu merugi.

TERASJABAR.ID – Anggota Komisi VI DPR RI, Abdul Hakim Bafagih, menyoroti persoalan tata niaga gula nasional yang dinilai merugikan petani tebu.

Ia menilai banyak hasil panen petani tidak terserap oleh pabrik gula karena adanya kebocoran distribusi gula rafinasi yang seharusnya hanya untuk industri, namun justru beredar di pasar konsumsi.

“Diduga terjadi perembesan gula rafinasi ke pasar konsumsi. Padahal, produk itu hanya diperuntukkan bagi industri. Akibatnya, gula hasil produksi petani tidak terserap dengan baik,” ujar Abdul Hakim, seperti ditulis Parlementaria pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Menurutnya, meskipun Kementerian Perdagangan telah berupaya mengatasi masalah ini, perlu dilakukan evaluasi lebih dalam terhadap akar persoalan, termasuk peran BUMN seperti PTPN III dan PT Rajawali.

“Jika PTPN dan Rajawali mampu memaksimalkan kapasitas produksinya, otomatis serapan tebu petani meningkat dan persoalan ini bisa berkurang,” jelas politisi Fraksi PAN tersebut.

BACA JUGA: Partai Demokrat Fokus Atur Strategi Pemenangan Pemilu 2029

RELATED POSTS

Kasus Turis Asing Jadi Alasan DPR Dukung Pengetatan Visa

Prabowo Minta Perbaikan Haji Dipertahankan, DPR Siap Kawal Evaluasi

Siap Perang Lawan Narkoba, DPR Perjuangkan Kenaikan Anggaran BNN

DPR: Pendidikan Karakter dan Kesejahteraan Guru Harus Jadi Prioritas

DPR Minta Penguatan Sinergi Hadapi Penyebaran Informasi Bohong

Abdul Hakim juga menekankan pentingnya transparansi dalam perhitungan rendemen (hasil gula dari tebu).

Dengan keterbukaan data ini, petani dapat mengetahui nilai riil hasil panennya serta merencanakan musim tanam berikutnya dengan lebih baik.

Selain itu, ia mengusulkan penerapan skema supply chain financing untuk membantu petani yang kekurangan modal.

Melalui skema ini, kontrak atau Delivery Order (DO) dari pabrik gula bisa dijadikan jaminan bagi perbankan, sehingga petani dapat mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau pembiayaan lainnya untuk menanam kembali.

Abdul Hakim juga menyinggung kebijakan impor gula. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan gula konsumsi nasional mencapai sekitar 2,8 juta ton per tahun, sementara produksi dalam negeri baru sekitar 2,5 juta ton.

ADVERTISEMENT

Kekurangan inilah yang kemudian dipenuhi melalui impor.

Namun, ia menegaskan bahwa impor sebaiknya bukan menjadi solusi utama.

“Jika aset PTPN dan Rajawali dioptimalkan, produksi bisa meningkat. Kemitraan dengan petani juga bisa diperluas sehingga kebutuhan nasional tercukupi, bahkan berpotensi ekspor,” katanya.

Selain peningkatan produksi, ia menilai penting untuk mengedukasi masyarakat agar mengurangi konsumsi gula berlebih.

“Kita perlu dorong gaya hidup sehat. Jika konsumsi bisa ditekan, maka kebutuhan nasional pun bisa lebih realistis dan tidak selalu stagnan di angka 2,8 juta ton,” tambahnya.

Politisi Fraksi PKB ini juga mendorong pemerintah memperketat pengawasan tata niaga gula. Bila ditemukan kebocoran gula rafinasi ke pasar konsumsi, perusahaan terkait harus dicatat dan dikenai sanksi. Data tersebut bisa dijadikan bahan pertimbangan saat mereka mengajukan izin impor berikutnya.

“Selama ini, Kementerian Perdagangan sering disalahkan padahal mereka hanya berperan di bagian hilir. Karena itu, koordinasi antar kementerian harus diperkuat agar persoalan gula tidak terus berulang,” pungkasnya.-***

Tags: DprPemerintahPengawasanTata Niaga Gula
ShareTweetSend

Related Posts

Kasus Turis Asing Jadi Alasan DPR Dukung Pengetatan Visa
News

Kasus Turis Asing Jadi Alasan DPR Dukung Pengetatan Visa

18 Jun 2026 14:56
Wakil Ketua DPR: Ribuan Pesantren Perlu Diawasi Ahli Sipil
News

Prabowo Minta Perbaikan Haji Dipertahankan, DPR Siap Kawal Evaluasi

18 Jun 2026 14:43
Siap Perang Lawan Narkoba, DPR Perjuangkan Kenaikan Anggaran BNN
News

Siap Perang Lawan Narkoba, DPR Perjuangkan Kenaikan Anggaran BNN

17 Jun 2026 20:19
DPR: Pendidikan Karakter dan Kesejahteraan Guru Harus Jadi Prioritas
News

DPR: Pendidikan Karakter dan Kesejahteraan Guru Harus Jadi Prioritas

17 Jun 2026 19:56
DPR Minta Penguatan Sinergi Hadapi Penyebaran Informasi Bohong
News

DPR Minta Penguatan Sinergi Hadapi Penyebaran Informasi Bohong

13 Jun 2026 12:23
DPR Dorong Masyarakat Percaya Layanan Kesehatan Dalam Negeri
News

DPR Dorong Masyarakat Percaya Layanan Kesehatan Dalam Negeri

12 Jun 2026 19:38
Next Post
2 Wisatawan Asal Kabupaten Bandung Terseret Ombak Pantai Karangpapak Garut, 1 Selamat dan 1 Hilang

2 Wisatawan Asal Kabupaten Bandung Terseret Ombak Pantai Karangpapak Garut, 1 Selamat dan 1 Hilang

Motorola Edge 70 Siap Jadi Ponsel Tertipis di Dunia, Ketebalan Kurang dari 6 mm

Motorola Edge 70 Siap Jadi Ponsel Tertipis di Dunia, Ketebalan Kurang dari 6 mm

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

17 Jun 2026 16:30
Harga Kacang Kedelai Menggila, Pengrajin Tahu Hanya Bisa Pasrah Dari Kenyataan

Harga Kacang Kedelai Menggila, Pengrajin Tahu Hanya Bisa Pasrah Dari Kenyataan

0
Chelsea Gigit Jari, Atletico Madrid Menangi Perebutan Alex Grimaldo

Chelsea Gigit Jari, Atletico Madrid Menangi Perebutan Alex Grimaldo

0
Utang dan Dugaan Hubungan Spesial, Inikah Motif WS di Sumedang Siram Bocah Kakak Adik dengan Air Aki?

Utang dan Dugaan Hubungan Spesial, Inikah Motif WS di Sumedang Siram Bocah Kakak Adik dengan Air Aki?

0
Modus Jualan Tahu Bulat, Nyatanya Jual Pula Tembakau Sintetis, Polisi Bekuk RMA

Modus Jualan Tahu Bulat, Nyatanya Jual Pula Tembakau Sintetis, Polisi Bekuk RMA

0
Pejuang Diet Merapat, Gini Tips Defisit Kalori yang Baik dan Benar

Pejuang Diet Merapat, Gini Tips Defisit Kalori yang Baik dan Benar

19 Jun 2026 23:00
Harga Kacang Kedelai Menggila, Pengrajin Tahu Hanya Bisa Pasrah Dari Kenyataan

Harga Kacang Kedelai Menggila, Pengrajin Tahu Hanya Bisa Pasrah Dari Kenyataan

19 Jun 2026 22:54
Chelsea Gigit Jari, Atletico Madrid Menangi Perebutan Alex Grimaldo

Chelsea Gigit Jari, Atletico Madrid Menangi Perebutan Alex Grimaldo

19 Jun 2026 22:38
Cedera Belum Pulih, Neymar Dipastikan Lewatkan Laga Brasil vs Haiti

Cedera Belum Pulih, Neymar Dipastikan Lewatkan Laga Brasil vs Haiti

19 Jun 2026 22:25

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.